tkj. Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 17 Februari 2011

PROTOCOL JARINGAN

Posted by heri kusnadi on 10:37 PM



Untuk menyelengarakan komunikasi berbagai macam Vendor computer diperlukan sebuah aturan baku yang standart dan disetujui berbagai pihak, seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa. Maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah atau Interpreter (satu bahasa yang dimengerti kedua belah pihak).
Dalam dunia computer&telekomunikasi Interpreter indentik dengan protocol untuk itu maka badan dunia yang menagani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organizasion). Membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconection). Dengan demikian diharpkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model refernsi ini didalam mengembangkan protocolnya.
Model referensi OSI terdiri dari 7-lapisan, mulai dari lapisan Fisik samapai Aplikasi, model referensi ini tiadak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangun jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan hubungan antara model refersi OSI dengan protocol Internet. Bias dilihat dalam table berikut :

No
Model OSI
TCP/IP
Protocol
TCP/IP
Lapisan

Nama Protocol
Kegunaan
7
Aplikasi
Aplikasi
DHCP (Dinamic Host Configuration Protocol)
Protocol untuk distribusi IP jaringan dengan jumlah IP yang terbatas.
DNS (Domain Name Sever)
Data base nama domain mesin dan nomer IP.
FTP (File Transfer Protcol)
Protocol untuk transfer file.
HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)
Protocol untuk transfer file html & web.
MIME (Multipurpose News Internet Mail Extension)
Protocol untuk mengirim file binary dalam bentuk text.
NNTP (Network News Transfer Protocol)
Protocol untuk menerima & mengirim news group.
POP (Post Office Protocol)
Protocol untuk mengambil mail dari server.
SMB (Sever Message Black)
Prorocol untuk transfer berbagai server file Dos & Windows.

6
Presentasi
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Protocol untuk pertukaran mail
SNMP (Simple Network Management Protocol)
Protocol untuk manajement jaringan.
Talnet
Protocol untuk akses jarak jauh.
TFTP (Trafial FTP)
Protocol untuk transfer file.
5
Sessi
NetBios (Network Basic Input Output System)
Bios jaringan standart
4
Transport
Transport
RPC (Remote Prosedur Call)
Prosedur memangil jarak jauh
Socket
Input Output untuk network jenis BSD-Unix.
TCP (Transmision Control Protocol)
Protocol pertukran data berorientasi (Conection Oriented)
UDP (User Datagram Protocol)
Protocol pertukaran data non orientasi (connectionless)
3
Network
IP (Internet Protocol)
Protocol untuk menetapkan roouting.
RIP (Routing Information Protocol)
Protocol untuk memilih routing
ARP (Adress Resolution Protocol)
Protocol untuk mendapatkan informasi hadware dari nomer IP.
RARP (Reverse ARP)
Protocol untuk mendapatkan informasi no IP dari hadware.
2
DataLink  LLC
Network Interfaces
PPP (Point to Poin Protocol)
Protocol untuk poin ke poin.
DataLink MAC
SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Protocol dengan mengunakan sambungan serial.
1
Fisik
Ethernet, FDDI,ISPN,ATM


  IP ADRESS
Adalah alamat yang diberikan pada jaringan computer & peralatan jaringan yang mengunakan protocol TCP/IP. Ip Adress terdiri atas 32 Bit angka Biner yang dapat dituliskan sebagai 4 kelompok angka decimal yang dipisahkan oleh tanda titik, seperti : 192.168.0.25.
Network ID
Host ID
192
168
0
25





Contoh Ip Adress :

IP Adress terdiri atas 2 bagian yaitu : Network ID, & Host ID. Dimana Network ID menentukan alamat jarinagan computer, sedangkan Host ID menentukan alamat host (computer, router, swich). Oleh sebab itu IP Adress memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan dimana host itu berada.
Kelas Ip Adress untuk mempermudah pemakaian bergantung pada kebutuhan pemakaian, IP Adress dibagi manjadi 3 kelas, seperti diperlihatkan pada table berikut :

class
Jangkauan Ip Adress
Subnet Mask
A
10.0.0.1 – 10.255.255.254
255.0.0.0
B
172.16.0.1 – 172.31.255.254
255.255.0.0
C
192.168.0.1–192.168.255.254
255.255.255.0


  DNS (Domain Name System)
Suatu system yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan computer / Internet ditranslasikan menjadi Ip Adress. Dalam pemberian nama DNS mengunakan arsitektur Hirarki :
·         Root-Level Domain :
Merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
·         Toop-level Domain :
code kategori organisasi / Negara misalnya à dot com (.com) untuk dipakai oleh perusahaan, dot edu (.edu) dipakai oleh perguruan tinggi, dot gov (.gov) dipakai oleh badan pemerintahan.
Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu Negara dengan Negara lain digunakan tanda misalnya : dot idi untuk Indonesia, dot au untuk Australia.

·         Second-Level Domain :
Marupakan nama untuk organisasi/perusahaan, misalnya : Microsoft dot com, yahoo dot com, dll / (.com).

 DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
IP Adress dan Subnet Mask dapat diberikan secara otomatis mengunakan DHCP / diisi secara manual. DHCP berfungsi memberikan IP Adress secara otomatis pada computer yang mengunakan protocol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi Client-Server, dimana DHCP-Server menyediakan suatu kelompok IP Adress yang dapat diberikan pada DHCP Client. Dalam memberikan IP Adress ini, DHCP hanya meminjamkan IP Adress tersebut. Jadi pemberian IP Adress ini berlangsung secara dinamis.




0 komentar:

Poskan Komentar

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site